Hasil Pertemuan: Bagas jadi harapan terakhir Indonesia di final Ruichang China Masters

Bagas jadi harapan terakhir Indonesia di final Ruichang China Masters

Jakarta (ANTARA) – Tunggal putra Indonesia Prahdiska Bagas Shujiwo kini menjadi satu-satunya atlet Merah Putih yang tersisa di partai final Ruichang China Masters 2026, yang digelar di Ruichang Sports Park Gym, China, pada hari Minggu (15/3). Bagas berhasil lolos ke babak final tanpa harus bertanding di semifinal, Sabtu, setelah calon lawannya dari Korea Selatan, Park Sang-yong, memutuskan mundur dari kompetisi.

Pertandingan akhir yang menantikan

Di babak puncak, Bagas akan menghadapi pemain tuan rumah Sun Chao, yang merupakan juara bertahan turnamen tersebut. Pertemuan ini dianggap sebagai ujian berat bagi atlet Indonesia, karena Sun Chao didukung penuh oleh publik lokal. Meski peringkat dunia Bagas berada di posisi ke-45, jauh lebih unggul dari Sun yang berada di peringkat ke-175, faktor non-teknis seperti atmosfer pertandingan dan dukungan penonton diharapkan menjadi penghalang utama.

Di sisi lain, dua wakil Indonesia lainnya gagal mencapai final. Tunggal putri Ni Kadek Dhinda Amartya Pratiwi harus berhenti di semifinal saat melawan Xu Wen Jing (China), setelah tertinggal 3-11 pada gim pertama. Sementara itu, pasangan ganda putri Lanny Tria Mayasari/Apriyani Rahayu kalah dari pasukan China Liao Li Xi/Shen Shi Yao setelah pertandingan berlangsung tiga gim dengan skor 17-21, 21-9, 19-21.

Ruichang China Masters 2026 menunjukkan dominasi tuan rumah dengan tujuh wakil yang lolos ke babak final. Tiga gelar telah dipastikan untuk wakil China, yaitu pada nomor ganda putra, ganda putri, dan ganda campuran. Dalam rangkaian pertandingan final, nomor ganda campuran akan menjadi pembuka, sementara Bagas dijadwalkan tampil dalam pertandingan penutup.