Ayo Bantu Donasi
Fast mobile article powered by Nexiamath-SEO AMP.
AMP Article

Wakil PM Malaysia akan melawat ke Indonesia lagi, temui Wapres Gibran

Published 16/09/2026 · Updated 16/09/2026 · By Sari Saputra - ayobantudonasi.com

Foto : Sari Saputra - ayobantudonasi.com

Ahmad Zahid Hamidi Dijadwalkan Bertemu Wapres Gibran di Jakarta

Ayobantudonasi.com – Wakil Perdana Menteri Malaysia Ahmad Zahid Hamidi dijadwalkan kembali menjalankan kunjungan kerja ke Indonesia pada Kamis, 17 September. Agenda utamanya mencakup pertemuan bilateral dengan Wakil Presiden Republik Indonesia Gibran Rakabuming Raka serta partisipasi dalam forum halal internasional di Cibubur.

Kunjungan ini menjadi kelanjutan komunikasi tingkat tinggi antara Indonesia dan Malaysia, dua negara bertetangga yang memiliki hubungan luas di bidang ekonomi, sosial, pendidikan, ketenagakerjaan, hingga kerja sama kawasan. Pembahasan antara Zahid dan Gibran diperkirakan menyoroti hubungan dua negara, situasi terkini, serta sasaran yang ingin dicapai menjelang konsultasi bilateral tahunan berikutnya.

“Wakil PM dan Wapres Gibran akan membahas kerja sama dua arah, perkembangan semasa, dan juga membahas target capaian bersama untuk konsultasi bilateral tahunan mendatang,” kata Kuasa Usaha Ad Interim Kedutaan Besar Malaysia di Jakarta, Farzamie Sarkawi.

Kerja Sama Halal Jadi Sorotan Kunjungan

Selain agenda di tingkat pemerintahan, penguatan kerja sama halal akan menjadi fokus penting dalam lawatan Ahmad Zahid kali ini. Ia dijadwalkan menghadiri forum halal internasional yang berlangsung di Cibubur. Kehadiran tersebut berkaitan dengan upaya memperluas pelaksanaan kerja sama halal yang telah disepakati oleh Indonesia dan Malaysia melalui nota kesepahaman sebelumnya.

Sektor halal memiliki arti strategis bagi kedua negara. Indonesia dan Malaysia sama-sama memiliki populasi Muslim yang besar serta ekosistem produk dan layanan halal yang terus berkembang. Ruang kerja samanya dapat mencakup pengembangan standar, sertifikasi, perdagangan produk, investasi, industri makanan dan minuman, kosmetik, farmasi, hingga layanan pendukung lainnya.

Kesepakatan di atas kertas memerlukan tindak lanjut yang jelas agar manfaatnya dapat dirasakan oleh pelaku usaha dan masyarakat. Karena itu, koordinasi antarpihak dipandang penting untuk menerjemahkan komitmen bersama menjadi langkah yang nyata, terukur, dan saling mendukung.

“Beliau akan menghadiri forum halal internasional di Cibubur, dan ini akan menjadi fokus kunjungan beliau kali ini,” ujar Farzamie.

Forum tersebut dapat menjadi ruang pertemuan bagi pemangku kepentingan yang bergerak dalam industri halal. Di luar dialog antarpemerintah, perkembangan sektor ini juga berkaitan dengan kesiapan dunia usaha untuk memenuhi standar mutu, kebutuhan pasar, dan proses sertifikasi yang berlaku.

Menanti Kepastian Agenda dengan Presiden Prabowo

Masih terdapat kemungkinan Ahmad Zahid bertemu Presiden Prabowo Subianto selama berada di Indonesia. Namun, kepastian mengenai agenda tersebut masih menunggu konfirmasi dari pihak Indonesia.

Hubungan personal kedua tokoh telah terlihat dalam kunjungan Ahmad Zahid ke Jakarta pada 20–22 April 2025. Pada lawatan sebelumnya, ia bertemu Presiden Prabowo dan Wakil Presiden Gibran dalam agenda yang terpisah. Saat menerima Ahmad Zahid di Istana Merdeka, Jakarta, Prabowo menyebutnya sebagai sahabat lama.

“Kawan lama, dari masa muda,” kata Prabowo saat memperkenalkan Zahid kepada wartawan.

Pertemuan pada April 2025 tidak hanya berisi agenda diplomatik dengan Presiden dan Wakil Presiden. Ahmad Zahid juga berjumpa dengan Badan Nasional Penanggulangan Bencana. Dalam rangkaian kunjungan tersebut, ia bersama Sekretaris Jenderal ASEAN Kao Kim Hourn turut meluncurkan ASEAN Unity Drive 2025 di Kedutaan Besar Malaysia di Jakarta.

Hubungan Indonesia-Malaysia dan Agenda Kawasan

Kunjungan pejabat tinggi Malaysia ke Indonesia memperlihatkan pentingnya komunikasi rutin antara kedua negara. Kedekatan geografis, ikatan budaya, serta hubungan ekonomi membuat isu bilateral sering bersentuhan langsung dengan kepentingan masyarakat di kedua sisi perbatasan.

Dialog tingkat wakil kepala pemerintahan juga memberi kesempatan untuk menyelaraskan prioritas sebelum pertemuan konsultasi bilateral tahunan. Pembicaraan semacam ini dapat membantu kedua negara mengidentifikasi bidang yang perlu dipercepat, mengevaluasi kesepakatan yang telah dibuat, dan menjaga kesinambungan kerja sama di tengah perubahan situasi regional.

Dalam konteks halal, tindak lanjut dari nota kesepahaman menjadi perhatian utama karena sektor tersebut tidak berhenti pada urusan perdagangan. Penguatan ekosistem halal juga berhubungan dengan kepercayaan konsumen, jaminan kualitas produk, peluang usaha lintas negara, serta kesiapan perusahaan untuk menjangkau pasar yang lebih luas.

Agenda Ahmad Zahid di Cibubur sekaligus menunjukkan bahwa kunjungan diplomatik tidak hanya diarahkan pada pertemuan formal antarpemerintah. Keterlibatan dalam forum internasional dapat membuka ruang percakapan yang lebih luas dengan pelaku industri, organisasi terkait, dan pihak-pihak yang berperan dalam pengembangan ekonomi halal.

Dengan pertemuan bersama Wapres Gibran dan fokus pada kerja sama halal, lawatan ini diharapkan memperkuat pelaksanaan komitmen yang telah dibangun Indonesia dan Malaysia. Kepastian agenda tambahan dengan Presiden Prabowo akan menentukan seberapa luas rangkaian pembahasan yang dapat dilakukan selama kunjungan tersebut.

Related Reading

Frequently Asked Questions

What is Wakil PM Malaysia akan melawat ke Indonesia?

Wakil PM Malaysia akan melawat ke Indonesia is the main topic of this guide. The article explains the context, practical details, and next steps readers should understand.

Why does Wakil PM Malaysia akan melawat ke Indonesia matter?

Wakil PM Malaysia akan melawat ke Indonesia matters because readers are looking for a useful answer, not just a short summary. Good content should match search intent and help them decide what to do next.