Diumumkan: BPBD : Dua kecamatan di Flores Timur terdampak gempa bumi

BPBD : Dua Kecamatan di Flores Timur Terdampak Gempa Bumi

Pada hari Sabtu lalu, gempa bumi berkekuatan 4,7 mengguncang Flores Timur, Nusa Tenggara Timur. Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) setempat mengungkapkan bahwa dua kecamatan di daerah tersebut mengalami dampak dari bencana alam tersebut.

Pernyataan Kabid Kedaruratan BPBD

Kabid Kedaruratan dan Logistik BPBD Flores Timur, Maria Goretty Tukan, memberikan keterangan saat dihubungi dari Kupang, Senin. Menurut laporan resmi yang diterima hingga Minggu lalu, terdapat dua kecamatan yang terkena gempa bumi tersebut.

“Sesuai laporan resmi yang masuk hingga Minggu kemarin, terdapat dua kecamatan yang terdampak oleh gempa tersebut,” ujarnya.

Kecamatan Terkena Gempa

Kedua kecamatan yang terkena dampak adalah Kecamatan Adonara Timur di Pulau Adonara dan Kecamatan Solor Timur di Pulau Solor. Dari dua wilayah tersebut, Adonara Timur mengalami kerusakan di delapan desa, dengan dampak paling parah terjadi di Desa Lamahala Jaya serta Desa Terong.

Korban dan Kerusakan

Sementara itu, di Kecamatan Solor Timur, lima desa terkena gempa, dengan jumlah korban jiwa mencapai 191 orang. Total sebanyak 13 desa di kabupaten tersebut terkena dampak bencana gempa bumi.

Kondisi Terkini

Meski data terbaru akan diumumkan tengah malam, data terkini menunjukkan jumlah korban jiwa terdampak mencapai 1.939 orang dari total 13 desa yang terkena gempa. Selain itu, 403 kepala keluarga dilaporkan terkena dampak akibat bencana tersebut.

Bangunan Rusak

Jumlah bangunan rusak mencapai 367 unit menurut laporan terakhir. Meskipun demikian, Tukan mengungkapkan rasa syukur karena tidak ada korban jiwa yang lebih parah, hanya 18 warga mengalami luka ringan.

Keperluan Pengungsi

Berdasarkan data yang dihimpun, beberapa kebutuhan mendesak yang diperlukan pengungsi adalah sembako, air bersih, perlengkapan mandiri dan cuci, terpal, tikar, perlengkapan untuk bayi dan balita, kursi roda, serta kasur lipat dan pempes dewasa.