Rencana Khusus: Pj Sekda Kalteng inspeksi dan evaluasi efektivitas WFO-WFH
Pj Sekda Kalteng Lakukan Evaluasi untuk Pastikan Kinerja WFO-WFH Efektif
Palangka Raya – Penjabat Sekretaris Daerah Kalimantan Tengah (Kalteng), Linae Victoria Aden, menggelar inspeksi dan evaluasi berkala guna memastikan pengelolaan sistem kerja Work From Office (WFO) dan Work From Home (WFH) berjalan optimal. Dalam penjelasannya, Linae mengatakan, “Kita bertujuan menciptakan pola kerja yang tidak hanya efektif, tetapi juga efisien. Penggunaan ruang kerja harus terorganisir agar tidak ada pemborosan energi,” ujarnya di Palangka Raya, Senin.
Setelah kebijakan WFO-WFH diumumkan dan diterapkan oleh Pemprov Kalteng, Linae melakukan pemeriksaan acak serta tiba-tiba di beberapa dinas. Dinas yang dikunjungi antara lain Dinas Koperasi dan UKM, Dinas Pekerjaan Umum serta Penataan Ruang, Dinas Kebudayaan dan Pariwisata, Dinas Energi dan Sumber Daya Mineral, Dinas Perhubungan, Satuan Polisi Pamong Praja, Badan Kesatuan Bangsa dan Politik, hingga Dinas Lingkungan Hidup.
Dalam kunjungan tersebut, ia didampingi oleh Kepala Badan Kepegawaian Daerah dan Pelaksana Tugas Inspektur Daerah Kalteng. “Evaluasi kali ini menitikberatkan pada tiga hal utama, yaitu disiplin kehadiran pegawai negeri sipil (PNS), kinerja sistem WFO/WFH dalam hal penggunaan energi secara efisien, serta peran PNS dalam mendukung transparansi informasi publik,” blokquote Linae.
Lebih lanjut, Linae menegaskan bahwa kedisiplinan pegawai menjadi fondasi penting dalam meningkatkan kualitas pelayanan publik. “Kehadiran yang tepat waktu dan komitmen menjalankan tugas adalah bentuk tanggung jawab sebagai pelayan masyarakat,” tegasnya. Ia juga mengingatkan pentingnya penghematan anggaran melalui efisiensi energi di lingkungan kantor. “Penggunaan listrik harus dikelola secara bijak, karena merupakan bagian dari upaya penghematan anggaran,” tambahnya.
Menyampaikan tanggung jawab PNS dalam menyebarkan informasi pembangunan, Linae menekankan bahwa mereka harus aktif menyajikan data secara terbuka, akurat, dan bertanggung jawab. “Ini sebagai wujud komitmen terhadap keterbukaan informasi publik,” ujarnya. Sampai saat ini, penerapan WFO-WFH di Pemprov Kalteng dinilai berjalan baik, dan evaluasi akan dilakukan secara rutin untuk menjaga konsistensi disiplin serta budaya kerja pegawai.
