Program Terbaru: Percepatan pengembangan Blok Masela lindungi kedaulatan ekonomi RI
Percepatan Pengembangan Blok Masela Lindungi Kedaulatan Ekonomi RI
Jakarta – Satya Hangga Yudha Widya Putra, Tenaga Ahli Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM), mengungkapkan bahwa pengembangan Blok Masela tidak hanya untuk mencapai target produksi, tetapi menjadi langkah penting untuk menjaga keamanan ekonomi Indonesia di tengah situasi politik dunia yang tidak menentu. Ia menyatakan, setelah lebih dari 25 tahun penantian, proyek Lapangan Abadi, yang berada di Blok Masela, Maluku, kini memasuki tahap kritis yang menentukan masa depan.
Dalam acara Silahturahmi Pengabdian Mata Garuda di Jakarta, Jumat (10/4/2026), Hangga menekankan pentingnya proyek tersebut, terutama saat melihat perubahan dinamika internasional yang semakin memicu ketegangan. Konflik di Timur Tengah yang mengganggu jalur perdagangan Selat Hormuz, kata dia, telah menyebabkan kenaikan harga bahan bakar minyak (migas) yang mengkhawatirkan.
“Saat harga minyak mencapai 110 dolar AS per barel, ketergantungan pada impor meskipun sumbernya sudah beralih ke Amerika Serikat, Afrika, hingga Australia, masih memberikan tekanan besar pada neraca perdagangan,” ujarnya.
Hangga juga menyoroti kemajuan signifikan proyek ini secara komersial, setelah penandatanganan MoU antara Inpex dan PT Pertamina (Persero) pada 30 Maret 2026. Saat ini, SKK Migas sedang memimpin negosiasi intensif pembelian LNG sebagai syarat wajib untuk mencapai keputusan investasi akhir (FID).
