Menghadapi Tantangan: Pramono harap kejadian listrik padam tidak terulang kembali
Pramono Harap Gangguan Listrik di Jakarta Tidak Terulang
Jakarta – Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung Wibowo menyampaikan keinginan agar kejadian pemadaman listrik yang terjadi pada Kamis (9/4) tidak terjadi lagi. Ia menekankan bahwa masalah tersebut sepenuhnya menjadi tanggung jawab PLN, namun dampaknya terasa nyata terhadap layanan publik, termasuk MRT dan LRT. “Kami berharap kejadian seperti ini tidak terulang kembali,” ujarnya di Jakarta Pusat, Jumat.
PLN Segera Normalisasi Pasokan Listrik
Sebelumnya, gangguan listrik dilaporkan terjadi di beberapa titik di Jakarta, termasuk daerah Angke dan sekitarnya, pada Kamis (9/4). PLN menjelaskan bahwa masalah berasal dari sistem di beberapa Gardu Induk, sehingga menyebabkan interupsi pasokan listrik sementara di wilayah terdampak. Dalam upaya mengatasi situasi tersebut, PLN langsung mengambil langkah cepat dengan menurunkan petugas ke lapangan.
Proses pemulihan dilakukan secara bertahap untuk memastikan sistem kelistrikan stabil dan aman sebelum dialirkan kembali ke masyarakat. “Dengan perbaikan yang dilakukan, pasokan listrik segera kembali normal,” kata sumber dari PLN.
Operasional MRT Terhambat Akibat Listrik Padam
“Gangguan operasional di beberapa stasiun disebabkan oleh masalah pasokan listrik dari PLN (CSW), sehingga fasilitas seperti penerangan, elevator, eskalator, serta beberapa layanan lain mengalami kegagalan,” ujar Kepala Divisi Corporate Secretary PT MRT Jakarta (Perseroda), Rendy Primartantyo.
Pemadaman tersebut sempat mengakibatkan kejadian blackout total di seluruh stasiun layang. Namun, setelah tindakan penormalan yang cepat, kondisi kembali stabil. MRT Jakarta mengambil langkah koordinasi dengan pihak terkait untuk memastikan layanan bisa kembali beroperasi dengan baik.
