Serangan Ganas Iran Rusak 17 Fasilitas Militer dan Diplomatik AS di Timur Tengah
Serangan Ganas Iran Rusak 17 Fasilitas Militer dan Diplomatik AS di Timur Tengah
Serangan rudal serta drone yang dilancarkan Iran telah menyebabkan kerusakan pada paling sedikit 17 fasilitas militer, kantor diplomatik, dan sistem pertahanan udara Amerika Serikat di wilayah Timur Tengah sejak perang dimulai pada 28 Februari. Berdasarkan laporan The New York Times, sekitar 11 dari jumlah tersebut adalah pangkalan atau instalasi militer, yang mencakup hampir setengah dari total fasilitas AS di kawasan itu.
Menurut analisis yang dilakukan, kerusakan terparah terjadi pada radar peringatan dini AS di dekat Umm Dahal, Qatar. Radar ini memiliki jangkauan deteksi hingga 4.800 kilometer dan bernilai 1,1 miliar dolar AS. Selain itu, kantor Armada Kelima Angkatan Laut AS di Bahrain mengalami kerusakan senilai sekitar 200 juta dolar AS, menurut penilaian Pentagon.
“Serangan ini menunjukkan Iran lebih siap menghadapi perang daripada yang diprediksi oleh banyak pihak di pemerintahan Trump,” kata seorang anggota Kongres AS kepada The New York Times.
Eskalasi konflik di Timur Tengah meningkat setelah AS dan Israel melakukan serangan gabungan terhadap Iran pada 28 Februari. Sejauh ini, lebih dari 1.200 warga Iran tewas, termasuk lebih dari 160 siswa dan pemimpin tertinggi Ayatollah Ali Khamenei. Sementara itu, AS kehilangan delapan tentara dan sekitar 140 orang terluka.
Selain itu, serangan Iran terhadap Israel juga mengakibatkan 13 kematian dan lebih dari 2.300 luka. Fakta ini memperlihatkan dampak luas perang yang berlangsung sejak awal Februari lalu, yang memengaruhi keamanan dan infrastruktur militer serta diplomatik AS di kawasan tersebut.
