Agenda Utama: BMKG: 20 gempa kecil guncang sejumlah wilayah RI sejak Selasa dinihari
BMKG: 20 gempa kecil guncang sejumlah wilayah RI sejak Selasa dinihari
Bogor (ANTARA) – Laporan BMKG menunjukkan bahwa sebanyak 20 gempa kecil mengguncang beberapa daerah di Indonesia pada Selasa (10/3) dini hari. Gempa tersebut memiliki kekuatan magnitudo 2,1 hingga 4,1, tetapi belum ada laporan kerusakan atau korban jiwa yang tercatat. Aktivitas seismik terjadi antara pukul 00.44.43 WIB hingga 05.15.14 WIB, menyebar ke wilayah pesisir dan daratan.
Wilayah yang terdampak antara lain perairan Sumbawa, Laut Banda, Flores, Halmahera, Sumatera Selatan, selatan Pulau Jawa, serta Papua Barat. Pada periode tersebut, gempa terkuat mencapai magnitudo 4,1 dan terjadi di Laut Banda pada 01.13.28 WIB. Koordinat gempa tersebut 7,08 derajat LS dan 129,99 derajat BT, dengan kedalaman 182 kilometer di bawah permukaan laut.
Di luar gempa paling besar, BMKG juga mencatat gempa kecil lainnya di selatan Pulau Jawa pada 05.15.14 WIB. Gempa tersebut berkekuatan 2,9 magnitudo, terletak pada kedalaman sekitar 19 kilometer, dengan lokasi 9,67 derajat LS dan 113,02 derajat BT di perairan selatan Jawa.
Penyebab Frekuensi Gempa di Indonesia
Indonesia sering mengalami gempa karena berada di jalur Cincin Api Pasifik yang memiliki aktivitas seismik dan vulkanik tinggi. Wilayah ini meliputi kawasan Asia Timur hingga Amerika, dengan karakteristik tektonik yang intens.
Konvergensi lempeng Eurasia, Indo-Australia, dan Pasifik menjadi penyebab utama terjadinya gempa. Sebagian besar kejadian tersebut berasal dari proses subduksi lempeng atau pergerakan sesar aktif. Faktor ini menjelaskan mengapa gempa kerap terjadi di Indonesia.
