Isu Penting: 24,9 Juta Pemudik Diprediksi Serbu Jawa Timur, Puncak Arus Mudik Terjadi di 18 Maret

Prediksi 24,9 Juta Pemudik Akan Membanjiri Jawa Timur, Puncak Arus Mudik Jatim Jatuh pada 18 Maret

Dinas Perhubungan Jawa Timur memperkirakan sekitar 24,9 juta orang akan melakukan perjalanan ke wilayah tersebut saat libur Lebaran 2026. Puncak arus pemudik diperkirakan terjadi pada Rabu, 18 Maret 2026. Menurut Kepala Dishub Jatim, Nyono, jumlah pemudik yang masuk ke Jawa Timur lebih tinggi dibandingkan yang keluar, mencapai 24,9 juta orang dibandingkan 15,61 juta. “Prediksi arus mudik puncaknya terjadi pada 18 Maret,” ujarnya saat berbicara di Surabaya, Minggu (8/3).

Dishub Jatim mengatakan bahwa Jawa Timur menjadi salah satu daerah dengan mobilitas pemudik terbesar secara nasional. Pemudik yang datang ke Jatim diestimasi menyumbang 17,30% dari total pergerakan masyarakat di Indonesia. Meski secara nasional diperkirakan terjadi penurunan sebesar 1,75%, volume pemudik menuju Jatim tetap tinggi.

“Fokus permasalahan selama angkutan Lebaran meliputi lonjakan penumpang, ketersediaan armada, kondisi infrastruktur, kemacetan, keselamatan lalu lintas, serta cuaca karena musim hujan masih berlangsung,” tambah Nyono.

Berdasarkan data Dishub Jatim, moda transportasi paling diminati pemudik adalah kereta api dengan 37,8% atau sekitar 2,93 juta penumpang. Diikuti oleh bus dengan 34,5% atau 2,67 juta orang, serta penyeberangan laut yang diperkirakan melayani 1,23 juta penumpang. Pemerintah telah menyiapkan 6.637 armada bus, 148 rangkaian kereta, dan ratusan pesawat serta kapal laut untuk mendukung mobilitas.

Kemacetan diperkirakan tidak hanya terjadi di jalur utama, tetapi juga di akses ke destinasi wisata pada 22–23 Maret 2026. Untuk mengurangi penumpukan, pemerintah akan membatasi operasional kendaraan barang dengan sumbu tiga ke atas di sejumlah ruas jalan tol dan nasional mulai 13 hingga 31 Maret 2026.